Lewati ke isi
Memuat status pasar…
Jalur Pemula · pelajaran 4 dari 17

Jenis order: market, limit, stop, OCO, dan slippage

Order mana yang menjamin harga, mana yang menjamin terisi, dan kenapa stop loss bisa tereksekusi lebih buruk dari yang kamu pasang.

9 menit bacaDasarKuis 4 soalDitinjau 28/10/2026

Inti dalam 3 kalimat

  1. Market order menjamin terisi tetapi tidak menjamin harga; limit order menjamin harga tetapi tidak menjamin terisi.
  2. Stop loss adalah stop order yang berubah menjadi market order saat tersentuh, jadi bisa terisi lebih buruk (slippage) saat pasar melompat.
  3. Sisakan ruang untuk slippage dalam hitungan risiko, terutama di sekitar rilis berita dan pembukaan Senin.

Order adalah instruksi ke broker. Memilih jenis order yang salah bisa membuatmu masuk di harga yang tidak kamu mau, atau tidak masuk sama sekali. Yang lebih penting: memahami kenapa stop loss tidak selalu terisi persis di harganya.

Market order: pasti terisi, harga tidak pasti

Market order berarti "isi sekarang di harga terbaik yang ada". Beli terisi di ask, jual terisi di bid. Di pasar tenang, hasilnya hampir sama dengan harga di layar. Di pasar cepat, harga bisa sudah berubah saat ordermu sampai ke server.

Ada dua model eksekusi yang sering kamu temui di MetaTrader: market execution (order langsung diisi di harga yang tersedia, bisa berbeda dari layar) dan instant execution (broker mengisi di harga yang kamu lihat atau memberi requote — tawaran harga baru yang boleh kamu terima atau tolak).

Empat pending order

Pending order menunggu harga mencapai level tertentu. Ada dua keluarga, dibedakan oleh arah harga terhadap posisi sekarang:

  • Buy limit — beli di bawah harga sekarang. "Saya mau beli emas kalau turun ke 3.985."
  • Sell limit — jual di atas harga sekarang. "Saya mau jual EURUSD kalau naik ke 1,1680."
  • Buy stop — beli di atas harga sekarang. "Saya mau beli hanya kalau emas menembus 4.030."
  • Sell stop — jual di bawah harga sekarang. "Saya mau jual hanya kalau EURUSD jatuh di bawah 1,1550."

Cara mengingatnya: limit = harga yang lebih menguntungkan dari sekarang (beli lebih murah, jual lebih mahal). Stop = kamu rela masuk di harga yang lebih buruk asalkan harga sudah membuktikan arahnya. MetaTrader 5 juga punya buy stop limit dan sell stop limit: begitu level stop tersentuh, yang dipasang adalah limit order, bukan market order.

Stop loss dan take profit juga order

Stop loss posisi beli pada dasarnya adalah sell stop: saat bid menyentuh level SL, order berubah menjadi market order untuk menjual. Karena menjadi market order, ia pasti terisi, tetapi harganya mengikuti harga yang tersedia saat itu.

Take profit bekerja seperti limit order. Di banyak broker, TP terisi di harganya atau lebih baik, tetapi perlakuannya bergantung pada kebijakan eksekusi broker. Baca dokumen order execution policy di situs brokermu.

Slippage: selisih antara yang diminta dan yang didapat

Slippage terjadi saat tidak ada harga di antara dua kutipan. Pada rilis NFP, emas bisa melompat beberapa dolar dalam satu detik tanpa transaksi di tengahnya.

Contoh: beli 0,05 lot XAUUSD di 4.005,00, SL di 3.995,00. Rencana rugi: 10 × 100 × 0,05 = $50. Data keluar, bid melompat dari 3.998 langsung ke 3.990,40. SL terisi di 3.990,40 — slippage $4,60, atau tambahan 4,60 × 100 × 0,05 = $23. Rugi sebenarnya $73, hampir 1,5 kali rencana.

Slippage juga bisa menguntungkan (terisi di harga lebih baik). Broker yang adil meneruskan keduanya. Yang perlu kamu lakukan:

  • Saat membuka posisi di sekitar rilis berdampak tinggi, anggap rugi bisa 1,5–2 kali rencana, lalu kecilkan lot.
  • Posisi yang dibiarkan melewati akhir pekan bisa terkena gap; slippage-nya bisa jauh lebih besar dari contoh di atas.
  • Beberapa broker CFD menawarkan guaranteed stop loss dengan biaya tambahan. Ketersediaannya berbeda-beda; tanyakan langsung bila kamu memerlukannya.

OCO dan jebakan pasang dua arah

OCO (one cancels the other) adalah pasangan dua order: begitu satu terisi, yang lain dibatalkan otomatis. MetaTrader tidak menyediakannya untuk pending order secara bawaan; beberapa platform lain menyediakannya.

Banyak pemula memasang buy stop di atas dan sell stop di bawah harga tepat sebelum NFP, berharap "ke mana pun arahnya, pasti kena". Kenyataannya, harga sering menyentak ke satu arah, mengisi order pertama dengan slippage, lalu berbalik ke arah lain — mengisi order kedua juga. Dua posisi, dua slippage, dua spread lebar. Strategi ini terdengar cerdas, tetapi biaya eksekusinya sering lebih besar dari gerakannya.

Masa berlaku order

  • GTC (good till cancelled) — berlaku sampai kamu batalkan. Mudah terlupa dan terisi berminggu-minggu kemudian.
  • Hari ini — batal otomatis di akhir hari perdagangan.
  • Tanggal tertentu — batal pada waktu yang kamu tentukan.

Biasakan memeriksa tab Trade setiap pagi: pending order lama yang terlupa adalah risiko yang tidak kamu rencanakan.

Alat terkait

Cek pemahaman

4 soal pilihan ganda. Setiap jawaban langsung diberi penjelasan.

  1. EURUSD di 1,1620. Kamu ingin membeli hanya jika harga turun ke 1,1580. Order apa yang dipasang?
  2. Emas di 4.012. Kamu ingin membeli hanya jika harga menembus 4.030. Order apa yang dipasang?
  3. Beli 0,05 lot XAUUSD di 4.005, SL 3.995. Saat rilis data, SL terisi di 3.990,40. Berapa rugi totalnya?
  4. Kenapa stop loss bisa terisi lebih buruk dari harganya?

0/4 soal terjawab.

Pelajaran ini edukasi umum, bukan rekomendasi beli/jual atau nasihat keuangan pribadi. Trading dengan leverage berisiko tinggi; angka contoh dipakai untuk menjelaskan cara menghitung, bukan perkiraan hasil.